[bjorn_social_icons]

Business Category

All about Business
ABOUT ME

Hi to everyone.
My name is Saefaz Azis!

You can call me Saefaz or Azis. Why Saefaz? cek it dot

Read more
 
AGAMA

AGAMA category

Hanya menuliskan apa-apa yang sudah diajarkan oleh sang Guru

Read more
Uncategorized

Karakteristik Indonesia dan Pendidikan Madrasah Aliyah

Indonesia merupakan negara beranekaragam adat dan kebudayaannya, hingga saat detik  ini negara Indonesia masih dikenal oleh  negara lain sebagai negara yang berbudaya ketimuran yang identik dengan sopan santun dan keramah tamahannya. Jumlah kebudayaan Indonesia sendiri hampir tak bisa kita hitung, itulah yang membuat lahirnya “Bhineka Tunggal Ika”  yang bererti meskipun berbeda-beda Agama, Suku, ras, dan budaya tetapi tetap satu jua, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Banyak  perbedaan yang terdapat di Negara Indonesia ini, Agama, ras, suku, budaya, hingga bahasa yang berdialek sesuai dengan daerahnya masing-masing. Meskipun terjadi perbedaan diantara penduduk Indonesia, rasa toleransi antar umat beragama sangatlah erat terbukti tempat peribadatan antara agama yang satu dengan agama yang lain terletak berdekatan. Dalam UUD 1945 dinyatakan bahwa “Tiap-tiap penduduk diberikan kebebasan untuk memilih dan mempraktikkan kepercayaannya” dan “menjamin semuanya akan kebebasan untuk menyembah, menurut agama atau kepercayaannya”.

Agama di Indonesia sendiri terbagi menjadi enam kepercayaan yang dianut oleh penduduk  Indonesia, diantanya yaitu Islam, Kristen Protesta, Kristen Katolik, Budha, Hindu, Khonghucu. Seperti yang dijelaskan pada No. 1 Tahun 1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama pasal 1 yang ditetapkan oleh Presiden.

Di Indonesia sendiri, agama Islam menjadi salah satu agama yang dianut oleh mayoritas penduduk Indonesia. Meskipun jauh dari negara asal agama Islam, namun penduduk yang menganut agama Islam di Indonesia sangatlah besar, yaitu sekitar 12,7 % dari total Muslim dunia. Pada tahun 2010, penganut Islam di Indonesia sekitar 207 juta jiwa atau 87,18% dari jumlah penduduk. Dibandingkan dengan agama lain seperti Kristen Protestan sebanyak 6,96 %, Kristen Katolik 2,9%, Hindu 1,68%, Buddha 0,72%, Kong Hu Cu 0,05%, agama lainnya 0,13%, dan 0,38% tidak terjawab atau tidak ditanyakan.

Agama Islam di Indonesia sendiri menyerap ke seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu unit pendidikan. Unit pendidikan di Indonesia sangatlah beragam dari pendidikan kanak-kanak hingga unit pendidikan perguruan tinggi.

Proses pendidikan tak ubahnya dijadikan sebagai masalah yang remeh, pendidikan ini sangat berpengaruh dalam daya kembang tumbuh seseorang. Dalam tingkatan pendidikan pemerintah Indonesia menggolongkannya menjadi lima golongan yaitu golongan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menegah dan perguruan tinggi.

Pendidikan menegah, dari lima golongan yang dirumuskan oleh pemerintah Indonesia, pendidikan menegah sangatlah berpengaruh besar dalam tingkatan belajar seseorang. Hal ini, berkaitan dengan usia seseorang yang mengenyam pada pendidikan menegah rata-rata 14 – 18 tahun. Pada usia ini, seseorang sedang memasuki wilayah peralihan dari masa remaja akhir menuju ke tingkat kedewasaan yang lebih matang.Read more

Agama

Rahasia Besar Dibalik Perjanjian Hudaibiyah

Perjanjian Hudaibiyah terjadi pada tahun 6 H. Perjanjian ini dilihat dari logika  akal sehat banyak sekali merugikan umat muslimin. Sebelumnya Kota Mekkah adalah kota peribadatan seluruh dunia, semua manusia datang ke kota tersebut jika bertujuan untuk beribadah maka tidak akan digangu oleh orang-orang kafir kota Mekkah.

Kebiaasaannya orang-orang datang ke kota tersebut sambil membawa hewan ternak dengan tujuan untuk dikorbankan. Hewan tersebut biasa di cat pada punggung hewan tersebut, sebagai bukti orang datang ke Mekkah untuk beribadah. Orang-orang yang datang ke Mekkah kemudian menyembelih hewan qurbannya dan dibagikan. Penyembelihan tersebut mendapatkan pahala meskipun pelaksaan qorbannya tidak dilaksasnakan pada ‘Idhul Adha.

Pada tahun 6 H Rasulullah dan para pengikutnya melaksakan umrah ke Mekkah. Semua pergi dengan berpakaian rapih dan bersih. Ketika Rasulullah dan para umatnya sampai di daerah Hudaibiyah yaitu daerah yang  terletak sekitar  20 sampai 25 KM dari kota Mekkah. Rasul dan para pengikutnya dihadang oleh orang-orang Mekkah, orang-orang kafir Mekkah merasa gengsi karena kota Mekkah didatangi oleh orang-orang islam. Padahal sebelum Rasulullah dan para pengikutnya datang orang-orang bebas datang ke kota tersebut untuk beribadah.

Dan  akhirnya didaerah  Hudaibiyah terjadi perjanjian antara orang-orang islam dengan orang-orang Mekkah, yang disebut dengan perjanjian Hudaibiyah. Diantara perjanjian tersebuat adalah berisi tentang beberapa tiga poin penting

  1. Umat islam tidak boleh melaksanakan umrah dari pada tahun 6 H tetapi diganti pada tahun 7 H
  2. Orang-orang kafir Mekkah dan umat islam melaksanakan genjatan senjata selama sepuluh tahun atau bias desebut pula tidak akan terjadi peperangan selama sepuluh tahun kedepan.
  3. Jika ada salah seorang dari orang0orang Mekkah ikut Rasul ke Madinah dan masuk islam maka wajib mengembalikannya ke Mekkah, dan sebaliknya jika ada orang dari umat islam masuk ke Mekkah dan menjadi kafir maka tidak boleh untuk dikembalikan ke umat islam atau Madinah

Perjanjian ini ditulis oleh sohabat Ali bin Abi Tholib dengan diutus oleh Rasulullah. Rasul memerinta sohabat  Ali untuk menulis kalimah Bassmalah sebelum mengawali tulisan perjanjian Hudaibiyah tersebut. Tetapi, orang-orang kafir Mekkah menolak dengan keras mereka memerintah kepada sohabat  Ali untuk menulis kaliamah Bismika Allahuma  sebagai awalan isi tulisan perjanjian tersebut, Sohabat Ali pun menuruti perintah tersebut dengan hati  yang sangat bersedih. Kemudian Rasulullah memerintah kembali ke sohabat Ali untuk menuliskan nama Nabi dengan Rasulullah sebagai pihak pertama dan orang-orang kafir kembali protes keras mereka tidak ingin nama nabi sebagai Rasulullah tetapi dengan Muhammad bin Abi Tholib sebagai nama pihak pertama. Sohabat Ali sebagai notulis merasa sedih dan kecewa dengan perjanjian tersebut.Read more

Uncategorized

Hello world!

Selamat datang di Blog Malhikdua. Ini adalah posting pertama anda. Ubah atau Hapus, kemudian lakukan ngeBlog sekarang juga!

Close