Business Category

All about Business
ABOUT ME

Hi to everyone.
My name is Saefaz Azis!

You can call me Saefaz or Azis. Why Saefaz? cek it dot

Read more
 
AGAMA

AGAMA category

Hanya menuliskan apa-apa yang sudah diajarkan oleh sang Guru

Read more
Agama

Rahasia Besar Dibalik Perjanjian Hudaibiyah

Perjanjian Hudaibiyah terjadi pada tahun 6 H. Perjanjian ini dilihat dari logika  akal sehat banyak sekali merugikan umat muslimin. Sebelumnya Kota Mekkah adalah kota peribadatan seluruh dunia, semua manusia datang ke kota tersebut jika bertujuan untuk beribadah maka tidak akan digangu oleh orang-orang kafir kota Mekkah.

Kebiaasaannya orang-orang datang ke kota tersebut sambil membawa hewan ternak dengan tujuan untuk dikorbankan. Hewan tersebut biasa di cat pada punggung hewan tersebut, sebagai bukti orang datang ke Mekkah untuk beribadah. Orang-orang yang datang ke Mekkah kemudian menyembelih hewan qurbannya dan dibagikan. Penyembelihan tersebut mendapatkan pahala meskipun pelaksaan qorbannya tidak dilaksasnakan pada ‘Idhul Adha.

Pada tahun 6 H Rasulullah dan para pengikutnya melaksakan umrah ke Mekkah. Semua pergi dengan berpakaian rapih dan bersih. Ketika Rasulullah dan para umatnya sampai di daerah Hudaibiyah yaitu daerah yang  terletak sekitar  20 sampai 25 KM dari kota Mekkah. Rasul dan para pengikutnya dihadang oleh orang-orang Mekkah, orang-orang kafir Mekkah merasa gengsi karena kota Mekkah didatangi oleh orang-orang islam. Padahal sebelum Rasulullah dan para pengikutnya datang orang-orang bebas datang ke kota tersebut untuk beribadah.

Dan  akhirnya didaerah  Hudaibiyah terjadi perjanjian antara orang-orang islam dengan orang-orang Mekkah, yang disebut dengan perjanjian Hudaibiyah. Diantara perjanjian tersebuat adalah berisi tentang beberapa tiga poin penting

  1. Umat islam tidak boleh melaksanakan umrah dari pada tahun 6 H tetapi diganti pada tahun 7 H
  2. Orang-orang kafir Mekkah dan umat islam melaksanakan genjatan senjata selama sepuluh tahun atau bias desebut pula tidak akan terjadi peperangan selama sepuluh tahun kedepan.
  3. Jika ada salah seorang dari orang0orang Mekkah ikut Rasul ke Madinah dan masuk islam maka wajib mengembalikannya ke Mekkah, dan sebaliknya jika ada orang dari umat islam masuk ke Mekkah dan menjadi kafir maka tidak boleh untuk dikembalikan ke umat islam atau Madinah

Perjanjian ini ditulis oleh sohabat Ali bin Abi Tholib dengan diutus oleh Rasulullah. Rasul memerinta sohabat  Ali untuk menulis kalimah Bassmalah sebelum mengawali tulisan perjanjian Hudaibiyah tersebut. Tetapi, orang-orang kafir Mekkah menolak dengan keras mereka memerintah kepada sohabat  Ali untuk menulis kaliamah Bismika Allahuma  sebagai awalan isi tulisan perjanjian tersebut, Sohabat Ali pun menuruti perintah tersebut dengan hati  yang sangat bersedih. Kemudian Rasulullah memerintah kembali ke sohabat Ali untuk menuliskan nama Nabi dengan Rasulullah sebagai pihak pertama dan orang-orang kafir kembali protes keras mereka tidak ingin nama nabi sebagai Rasulullah tetapi dengan Muhammad bin Abi Tholib sebagai nama pihak pertama. Sohabat Ali sebagai notulis merasa sedih dan kecewa dengan perjanjian tersebut.Read more

Uncategorized

Hello world!

Selamat datang di Blog Malhikdua. Ini adalah posting pertama anda. Ubah atau Hapus, kemudian lakukan ngeBlog sekarang juga!

Close