[bjorn_social_icons]

Category

Curahan Hati

Curahan Hati

Aku Iri padamu Pak

Betapa nikmatnya jadi diri seorang Bapak, ketika masa mudanya, hanya ia satu-satunya yang memiliki motor baru dikalangan teman-temannya. Tentunya dibelikan orang tuanya.

Tak seperti aku, anaknya. Yang harus susah payah menabung sendiri untuk membeli motor buntut.

Betapa senangnya jadi diri bapak, ia dengan gampang masuk di perusahaan BUMN, karena ada orang tuanya yang berperan di dalamnya.

Tak seperti aku, yang harus mengemis-ngemis, untuk mendapatkan pekerjaan.

Betapa bahagianya Bapak, menikah hingga dikaruniai lima anak, sampai aku dewasa, masih dapat subsidi dari orang tuanya.

Aku? Jangankan minta subsidi, aku dikasih pun merasa malu, diusia 20’an. Bahkan dikasih orang tua pun, seringkali aku balikan setengahnya.

Betapa nikmatnya jadi diri Bapak, DP rumah, kendaraan, perabotan rumah tangga masih banyak disubsidi sama orang tuanya.

Bagaimana dengan aku nanti? Aku akan memikul semua itu sendiri tanpa subsidi dari orang tua sepersen pun.

Betapa nikmatnya Bapak dulu, sekolah tinggal sekolah, uang saku tersedia oleh orang tuanya.

Aku? Harus berjuang melawan mahasiswa se Indonesia untuk mendapatkan beasiswa, dan uang saku? Aku harus jerih payah lembur sana sini untuk dapat jajan, bahkan untuk kebutuhan keseharian ku.

Pak, aku iri dengan segala Privilege yang engkau miliki. Tapi apa boleh buat? Jalan Tuhan, aku dan dirimu memang berbeda.

Ingin protes “mengapa? Kok seperti ini? Gak adil! Bapak punya 1001 Privilege, aku tidak!” Tapi rasanya percuma, tak bisa merubah keadaan.

Curahan Hati, Puisi

Mimpi, Angan, dan Realita

Aku tahu bahwa merangkai mimpi-mimpi tidaklah mudah

Terlebih untuk mewujudkan semua mimpi-mimpi itu

Lelah, penat, bahkan risau mungkin itulah santapan harian

Segala angan, yang pernah terbayang perlahan terlihat

Bak seorang penambang sudah menemukan celahnya untuk mendapatkan emas yang ia cari

Namun, apalah daya

Bahwa mimpi, angan tidak sebanding lurus dengan realita kehidupan yang ada

Read more

Curahan Hati

WEJENGAN PINI SEPUH

*Rejezi iku ora isa ditiru…..,

Senajan pada lakumu….,

Senajan pada dodolanmu,

Senajan pada kerjamu,

*Hasil sing ditampa bakal beda-beda

Iso beda neng akehe bandha,

Iso uga ana neng rasa lan ayeme ati,

Yaaa iku sing jenenge bahagia….

 Read more

Curahan Hati

Orang – Orang Tertipu

 

 

Orang – orang tertipu. Ketika yang mereka lihat adalah hanya kulit semata. Seakan yang baik kulitnya baik pula dalamnya. Mereka seakan tertipu saat kulitnya buruk dan mereka anggap buruk pula isinya.

 

Bak lukisan topeng. Mereka hanya menggunakan topeng semata. Tak selamanya yang kau anggap baik luarnya, baik pula dalamnya. Dan tak selamanya pula, saat kau melihat kulit yang buruk, buruk pula dalamnya.

 

Read more

Close