Category

Inspirasi

Filosofi, Inspirasi, Sinau

Cak Nun : Jangan Cari Uang!

Kembali “Go-Blog”, biar mengikuti isu terkini, dimana salah satu perusahaan ojek online dan ojek pangkalan yang masih saja rusuh, ya yang penting ada kata “Go-“ nya lah 😀 . Semangat Go-Blog memang kalah dengan semangatnya nge (Go)Jek, karena  memiliki latar belakang tujuan yang berbeda. Go-Blog suka rela dan semood hati, namun nge(Go)Jek memang tuntutan hidup, hiks.

Loh., ini yang mau dibahas apa? ko sampe bahas ojek online, gak nyambung -_-. Aits., masih nyambung ko tulisan kali ini dengan pembahasan ojek online dan ojek pangkalan yang masih rusuh saja. Tahu kah kalian? sebenarnya apa yang melatar belakangi perpecahan atau peperangan antara ojek online dan ojek pangkalan itu apa sih? Tarif ! yups bener, masalah tarif, tarif yang dipatok oleh ojek online dinilai menggunakan harga yang murah dari pada tarif ojek pangkalan. Ojek pangkalan merasa pendapatannya berkurang akibat ojek online yang menerapkan tarif bawah, ini permasalahannya.

Read more

Inspirasi

Seklumit Cerita Perjalanan #WeGI3Semenku

Perjalanan menuju Jogja

“It’s been a long day, without you my friend, And I’ll tell you all about it, when see you again, we’ve come a long way.,.,.”

          Saya sumpalkan handset ke telinga, mendengarkan lagu dari Wiz Khalifa, Play list lagu berjudul See You Again. Ku lihat alrogi di telefon gengamku menunjukan pukul 15:30. Mentari memulai akan kembali ke peraduannya, cahaya kekuningan menembus kaca jendela bus, cukup menyilaukan, lalu kulihat beberapa papan di sekolahan dasar tertera nama sebuah kota, Purworejo. Dibalik kaca jendela pula ku perhatikan  hamparan padi yang sudah menunduk kuning, kuningnya padi sangat terlihat jelas dengan sorotan mentari yang juga kekuningan, tanda musim panen akan segera tiba, sungguh suasana yang begitu mengembirakan.

           “Gruuukkk…” tiba-tiba terdengar suara dari bawah bus, rasa-rasanya dari bawah kursiku. Saya dan beberapa penumpang khawatir apa yang sudah terjadi dibus yang saya tunggangi itu. Sang supir bus pun menghentikan laju bus, mengecek apa yang sudah terjadi dibawah bus. Setelah mengecek bersama kondekturnya, ternyata per bus yang kami tunggangi patah. Dikondisi kanan kiri adalah sawah dan tak ada bengkel, sang supir memutuskan tetap melaju dengan lambat sembari mencari bengkel.

          Setelah berjalan dengan lambat selama kurang lebih 30 menit, akhirnya kami menemukan bengkel. Padahal Jogja sudah dekat, tinggal menempuh waktu satu jam saja, sampailah di kota pendidikan itu. Tapi, apalah kata, yang namanya musibah tak ada yang tahu kapan waktunya dan dimana tempatnya.

            Setelah dicek oleh beberapa montir bengkel, ternyata per bus kami mengalami kerusakan yang cukup parah. Diperkirakan oleh montir bengkel, bus yang kami tunganggi akan bisa melaju kembali setelah mengalami perbaikan kurang lebih satu jam. Sebagian penumpang terlihat kecewa, karena tak bisa sampai Jogja pada jadwal yang mereka kira. Sembari menanti perbaikan, sang kondektur dan supir bus menghubungi pihak armada P.O bus.

            Read more

Inspirasi

Tukang Ojek Islami

Kepulan debu menerpa tubuh ini, setelah turun dari bus jurusan Jakarta hingga Tegal. Kaki menepak persis dijalan paling utara pulau jawa yang panas, Pantura, Brebes. Segerombolan penyedia jasa transportasi pun langsung menyerbu tubuh ku yang lelah oleh perjalanan jauh, seakan dimata mereka, saya adalah makhluk yang berbentuk uang berjalan, yang dapat menyambung hidup mereka. Namun ku hiraukan bujuk rayu mereka. Kaki ini langsung melangkah menuju tempat peribadatan, Masjid Agung Brebes, yang jaraknya tak jauh dari jalan Pantura Brebes.

 

Langsung ku basuhkan air wudlu yang sekan menjadi obat penyegar bagi tubuh ini.  Kulihat jam dinding diatas tempat wudlu menunjukan jarum pendek diangka dua, dan jarum panjang diangka enam, setengah tiga siang. “Masih masuk sholat dzuhur, dan masih cukup untuk jamak ta’dzim” batinku sambil menatap jam dinding. seakan kurang mantap dengan firasatku, ku tanyakan tentang jadwal sholat kepada petugas kebersihan masjid. Yap., ternyata benar firasatku, aku masih bisa mendirikan jamak ta’dzim.

 

Seusai sholat saya pun langsung mencari angkutan umum jurusan Jatibarang, kali ini tak semudah aku dapatkan seprti waktu turun dari bus arah Jakarta yang menawarkan beberapa jasa alat transportasi. Karena aku harus melangkahkan kakiku cukup jauh dari Masjid Agung Brebes hingga menemukan tempat mangkal angkutan umum, mungkin berjarak satu kilometer. Ku dapati beberapa angkutan umum berwarna merah yang menjadi ciri khas angkutan jurusan Brebes – Jatibarang ini sedang mangkal dekat dengan rel kreta api. Langsung kupilih angkutan yang hendak aku tumpangi, dan beberapa menit kemudian ku meluncur.

Read more

Inspirasi

Roy Suryo : “Ini foto asli kamu ! bener – bener kamu, Safaz Azis “

Hallo guys, salam semangat pagi, meskipun sobat semua buka blog ini bukan pada pagi hari, namun semangatnya seperti pagi hari yaahh., J #yang_selalu_Molor (he.,he.,he.,) udah jujur ajah, kalau pagi pasti masih pada molor, ya kan ?!? apa lagi kalau gak ada jam di kampus, pasti bablas dech ampe sore. Gue ajah baru bangun jam 12:00 siang, ehh tiba-tiba banyak banget noh komentar di Facebook.

 

Guys., gue pengen ngelarifikasi nich foto yang ada di facebook, yang buat loe loe pada bingung. Ya kan bingung ?. pasti banyak yang berfikir kaya gini “Ehh., itu si Azis beneran nonggol di tipi ? moso sich ? setengah-setengah gue, percaya dan nggak “. Atau berfikiran seperti ini “huii., keren banget sahabat gue nonggol di On The Spot, jadi blogger muda yang menginspirasi” bahkan ada yang berfikiran negative tingking “Ach., itu mah editan, si Azis mah emang pinter ngedit edit foto dikomputer, dia kan jago computer, apa lagi kuliahnya jurusan computer”. Please,. gue mau menglarifikasi pendapat yang ketiga ! gue emang sekarang anak computer tapi konsentrasinya buka di desain, lebih ke programmer, oke ? paham sekarang ??

Read more

Close