Category

Ekonomi

Bisnis, Ekonomi

Jadi Pilih Mana? Finance atau Marketing?

Semester depan dikampusku merupakan masa-masa penentuan, untuk mengambil kosentrasi penjurusan. Dijurusan Bisnis Manajemen Islam STEI Tazkia, setelah mengalami masa panjang lima semester. Semester enam ini adalah penentuan kosentrasi penjurusan. Kosentrasi  yang tersedia dikampusku dua, Finance dan Marketing.  Mahasiwa  kampusku sering menyebutnya dengan MKI (Manajemen Keuangan Islam), dan MPI (Manajemem Pemasaran Islam).

Namanya juga kosentrasi, otomatis ya porsinya berbeda dari satu dengan yang lainnya. Satu sisi bakal membahas, rasio kesehatan keuangan sebuah perusahaan, apakah perusahan surplus atau deficit. Disisi lain akan membahas strategi-strategi pemasaran yang tepat untuk perusahaan.

Nah dari kedua kosentrasi tersebut, sejauh ini aku masih belum bisa memilihnya. Terdapat beberapa factor yang membuatku sampai saat ini bimbang untuk memilihnya.  Mungkin aku ringkas menjadi dua factor yang sampai saat ini masih dibimbangkan.Read more

Ekonomi

4 Tips Investasi Dana Haji Menurut Pakar Ekonomi Islam

Beberapa hari yang lalu, masyarakat kita rami sekali membicarakan tentang “Investasi Dana Haji”. Awal mulanya Pak Presiden Joko Widodo tepat pada tanggal 26 Juli lalu melantik Dewan Pengawas dan anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Istana Negara. Pada saat pelantikan itu, Presiden Joko Widodo menyarankan bahwa dana haji harus bisa di Investasikan seperti halnya dengan Negara tetangga Malaysia dan Brunai.

Ada sebab ada akibat, Presiden tidak akan mengatakan hal demikian jika tidak ada sebab yang mendasar, ya mungkin salah satu sebabnya, saat beliau berkunjung ke Malaysia dan Brunai dan menemukan pengelolaan haji yang sangat bermanfaat bagi masyarakatnya, atau sewaktu Raja Salman berkunjung ke Indonesia, lalu beliau membisiki Pak Presiden,

“ Pak sampean kok durung duwe hotel Indonesia sendiri nang tanah suci ?  kok sampean kalah sama Malaysia karo Brunai yang Negaranya hanya seuprit’e Indonesia” ~ hust jangan dibawa serius, ini hanya perkiraan saya saja, dan ya jelas gak mungkin Raja Salman berkata dengan logat  bahasa Jawa seperti itu.

Kembali ke topic, Indonesia patut berbangga diri, karena Indonesia memiliki seorang pakar ekonomi Islam yang sudah menjadi panutan bagi seluruh dunia. Dia adalah Dr. Muhammad Syafii Antonio M.Ec, menjadi satu satunya  perwakilan dari  kawasan Asia Pasifik yang diberi amanat menduduki jabatan dewan komisaris IDB (Islamic Development Bank) atau Bank Islam Dunia. Melalui buah pikir beliau beberapa persoalan ekonomi di Indonesia terkhusus ekonomi Islam terselesaikan. Berikut adalah beberapa ulasan dari kutipan Syafii Antonio mengenai investasi dana haji :

Read more

Close